Don't Miss
Home / POKER / Legalisasi Judi Antisipasi Bangkrutnya Amerika Serikat

Legalisasi Judi Antisipasi Bangkrutnya Amerika Serikat

Saat ini mayoritas negara bagian di Amerika Serikat sedang berusaha untuk legalkan judi sebagai antisipasi bangkrutnya Amerika Serikat. Hal tersebut didorong oleh kemungkinan hilangnya status US Dollar sebagai mata uang perdagangan dan simpanan dana Internasional.

Cina-Rusia Mempercepat Kebangkrutan Amerika Serikat

Dorongan untuk legalisasi permainan judi dianggap sebagai solusi putus asa mayoritas negara bagian untuk menghindari kebangkrutan. Bangkrutnya Amerika Serikat kemungkinan besar dipicu oleh penumpukan hutang negara bagian dan juga federal (pusat) yang diperparah oleh hilangnya status US Dollar sebagai mata uang perdagangan Internasional karena agenda Rusia-Cina.

Bangkrutnya Amerika Serikat

Rusia-Cina memiliki perjanjian terbuka dan rahasia untuk menggiring percepatan efek utang tersebut. Beberapa negara bagian di Amerika Serikat bahkan merencanakan untuk melakukan penjualan aset-aset pemerintah. Hal ini terjadi guna mengantisipasi keparahan krisis yang akan datang. Bangkrutnya Amerika Serikat seperti tidak terelakkan.

Kekuatan ekonomi Amerika Serikat berdasar pada keagungan Dollar Amerika yang diterima sebagai mata uang perdagangan dan simpanan di seluruh dunia. Superioritas US Dollar ini membuat Amerika Serikat tidak pernah khawatir dengan hutang-hutang. Untuk membayar hutang-hutang, Bank Sentral Amerika Serikat tinggal mencetak lebih banyak uang US Dollar.

Hukum ekonomi diatas  tidak menimbulkan efek negatif karena uang kertas US Dollar itu sendiri sudah menjadi komoditi ekonomi. Hal ini hanya bisa berlaku demikian jika US Dollar memang terus menjadi komoditi Internasional, contohnya mata uang wajib dalam transaksi minyak dan lainnya.

Keadaan dunia sekarang berubah, dimana Cina-Rusia mengadakan persekutuan untuk mempercepat proses krisis Amerika Serikat. Mereka sudah tidak lagi menggunakan Dollar Amerika sebagai mata uang transaksi perdagangan dan simpanan. Persekutuan Cina-Rusia telah mendorong negara seperti Perancis, Jepang, Arab Saudi juga untuk meninggalkan Dollar Amerika.

Contohnya ; Cina menolak transaksi pembelian minyak lebih besar dengan Arab Saudi jika tetap menggunakan US Dollar. Donald Trump, Capres AS, pun menggunakan kondisi ini dengan menempatkan dirinya sebagai “Ksatria yang akan menebas Naga Cina”. Kebijakan Cina-Rusia telah mendorong bank-bank di beberapa negara sudah menolak penggunaan Dollar sebagai simpanan jangka panjang.

Beberapa tokoh oposisi Obama seperti Senator Ron Paul dan Capres Donald Trump memperingatkan kejatuhan US Dollar. Tepatnya pada pertengahan bulan September 2016. Vladimir Putin dan Jenderal-Jenderal Rusia juga memperingatkan hal serupa dan menyarankan Uni Eropa mengonsolidasikan Euro mereka sendiri ketimbang ikut jatuh bersama Dollar Amerika.

Jepang sepertinya bertindak berbeda dengan ucapan pejabat publiknya. Disamping terus melakukan retorika untuk membantu “stabilitas mata uang perdagangan internasional”. Jepang secara tindakan justru hendak mengambil keuntungan dari kejatuhan US Dollar. Jajaran Abenomic sepertinya belajar dari efek Brexit terhadap Poundsterling Inggris.

Saat ini mereka justru memperkuat posisi Yen di regional Asia Pasifik untuk mengimbangi Yuan Cina. Kenaikkan nilai logam mulia seperti Emas dan Perak terjadi secara menakjubkan. Beberapa konsultan ekonomi sebenarnya menyarankan klien mereka untuk melakukan penyimpanan dana bukan ke dalam US Dollar tetapi perak dan emas.

Para konsultan orang-orang kaya ini menyarankan klien mereka menaruh uang mereka jauh dari jangkauan pemerintah AS. Dalam kondisi putus asa pemerintah akan mengambil kebijakan putus asa pula, sebuah hukum alam yang nyata. Mereka dapat menahan uang anda, melarang penarikan dana dan lain-lain. Menyatakan kebangkrutan Bank-Bank dan dana pensiun atau simpanan hanya akan terjamin berdasarkan nominal minimal. Hal ini persis seperti apa yang terjadi di Yunani sebelumnya.  

Fakta-fakta dan fenomena ini pun akan segera mempengaruhi transaksi dalam dunia poker dan casino online. US Dollar adalah standar dalam transaksi meja-meja besar selama ini. Sekalipun Amerika Serikat tetap memiliki posisi tinggi saat ini dalam berbagai transaksi elektronik seperti dalam paypal akan tetapi fakta-fakta barusan cukup dapat dipertimbangkan.

Penting untuk Poker Togel Mania sekalian mengurangi efek kerugian atas simpanan dan perjanjian perdagangan berdasarkan US Dollar. Sekalipun prediksi kali ini belum tentu tepat 100% tetapi alangkah baik untuk mengantisipasi efek bangkrutnya Amerika Serikat seperti Yunani sebelumnya.

Kondisi terbaru saat ini di Amerika Serikat, berdasarkan pantauan Poker Togel Mania; Bahwa sudah terjadi pembatasan pengambilan uang cash di ATM, yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Inflasi pun terus menunjukkan kenaikkan bukan pengurangan. Harga-harga barang di walmart menunjukkan kenaikan bukan pengurangan.

About Dewa Poker | Togel Mania

Pokertogelmania memberikan info seputar Poker Online Gratis dan Prediksi Togel Hari Ini antara lain Togel Singapore, Togel Hongkong, Togel Sydney serta info Main Poker Online juga permainan kartu Domino Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Watch Dragon ball super